Dewan Pers dan Hubungan Luar Negeri

images

Penyelenggaraan  World Press Freedom Day. Dewan Pers bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika menjadi focal point penyelenggarakan perhelatan konferensi media berskala Internasional World Press Freedom Day (WPFD) 2017 yang digelar di Jakarta Convention Centrea pada 1-4 Mei 2017. Acara ini dihadiri oleh Presiden RI Jokowi dan Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla serta Dirjen UNESCO Irina Bokova. WPFD2017 diikuti oleh 46 negara dan tak kurang dari 2087 peserta. Hasil dari konferensi ini adalah disepakatinya Piagam Jakarta, yang disepakati untuk diadopsi oleh negara-negara yang hadir dalam kegiatan tersebut. Konferensi Bertajuk “The Role Of Press Council Towards A Democratic Society”. Acara ini dihadiri   oleh Dewan Pers dari Indonesia, Myanmar, Thailand, Timor Leste, 
Australia, Selandia Baru, Papua Niugini, dan Sao Tome. Bertujuan untuk menciptakan Dewan Pers yang mandiri kalangan negara
negara Asia dan Pasifik. Acara ini menghasilkan Dilli Declaration yang intinya menguatkan butir-butir yang dihasilkan pada World Press Freedom Day di Jakarta. Seminar Internasional tentang Self Regulatory Media di Bangkok. Kegiatan ini membahas upaya peningkatan peran Dewan Pers di sejumlah negara guna menjamin agar media dapat mengatur diri sendiri, 
tanpa campur tangan pihak lain. Sidang IPDC UNESCO, pada pertengahan November di Paris. Dalam sidang ini Indonesia menyampaikan bahwa Indonesia mendukung dan telah menjalankan upaya rencana aksi PBB dalam upaya perlindungan untuk keselamatan jurnalis. Harapan lain yang disampaikan bahwa agar UNESCO dapat mempromosikan kepada seluruh negara anggota tentang Deklarasi Piagam Jakarta yang merupakan hasil pelaksanaan WPFD 2017 di Jakarta.  

By AdminMediaCentre| 25 September 2018 | berita |