"Dalam upaya mengembangkan kemerdekaan pers dan meningkatkan kehidupan pers nasional, di bentuk Dewan Pers yang independen."
(Pasal 15 UU No.40/1999 tentang Pers)

Kekerasan Terhadap Pimpinan Koran Mingguan Palembang



Lokasi : Palembang, Sumatera Selatan

Kronologi
Tindak Kekerasan Terhadap Pimpinan Koran Mingguan Palembang

Selasa, 5 Juli 2011, Pukul 20.00 WIB
Dua orang orang datang ke Kantor Media Rakyat. Tujuan mereka mengundang tim redaksi Media Rakyat Palembang untuk beramah tamah sambil makan malam, sambil klarifikasi berita yang pernah dimuat Media Rakyat, tentang penyitaan asset sebuah perusahaan di Palembang.

Pada awalnya, pelaku hanya mengajak Asriel OSm Chaniago (Pemimpin Umum). Tetapi karena malam itu ada enam orang tim redaksi, Pemimpin Umum meminta agar semua yang ada diajak ikutserta. “Kalau mau makan malam, jangan saya sendiri. Kawan-kawan juga diajak,” tutur Asriel.

”Waktu itu hanya dua yang naik ke atas kantor kami dan ingin ketemu pimpinan umum (Asril OSm Chaniago-red). Pimpinan umum kami mengajak keempatnya bicara di kantor, tapi mereka tidak mau, dengan alasan ingin bicara di bawah saja atau di mobil mereka,” ungkap Herna (Pemimpin Redaksi), sembari menahan rasa sakit akibat dibacok kemarin.

Malam itu pelaku dan awak redaksi kemudian meluncur ke Rumah Makam milik Bu Heny. Di Jalan Radial. Karena mobil tidak cukup tempat duduknya, akhirnya sebagian awak redaksi mengiring dua mobil yang membawa Herna Zaldy (Herna Soe), Pemimpin Redaksi Media Rakyat.

”Karena yang ngajak pimpinan umum, lalu kami berenam menggunakan tiga sepeda motor dari kantor meluncur ke rumah makan yang sudah ditentukan pelaku,” tukas Herna.

Selasa, 5 Juli 2011, Pukul 21.00 WIB
Di Rumah Makan milik Bu Heny di Jalan Radial, 4 pelaku dan enam orang awak redaksi Media Rakyat, Asriel Chaniago (pimpinan umum), Herna Zaldy (pemimpin redaksi), Akmal Kudus (Redaktur Pelaksana), Syaiful Bahri dan Reza Bastari,(Wartawan) dan Nasrullah (lay outer) memenuhi undangan pelaku, sembari makan malam.

Namun, baru duduk beberapa menit di rumah makan itu, para pelaku yang berjumlah 4 orang langsung emosi dan menyerang awak redaksi dengan membabi buta menggunakan senjata tajam.

”Saya tidak tahu lagi siapa saja yang menusuk kami,yang jelas saya waktu itu sempat mengelak berlari ke arah meja makan, tapi kena tusuk juga. Saya dan kawan-kawan yang terluka beruntung berhasil kabur semua,” tutur Herna.

Keenam korban penganiayaan dan pembacokan yaitu Asriel Chaniago (pimpinan umum), mengalami luka pinggang; Herna Zaldy (pemimpin redaksi),ada luka bacok di bagian tangan kanan dan kiri; Akmal Kudus (redaktur pelaksana), luka di kepala; dua orang wartawan, Syaiful Bahri dan Reza Bastari,menderita luka tusuk di perut; Nasrullah (lay outer) hanya luka ringan.

Selasa, 5 Juli 2011, Pukul 21.20 WIB
Para pelaku kabur. Awak redaksi yang terluka dilarikan ke Rumah Sakit Charitas. Sedangkan, Herna yang mengalami luka tusuk di tangan kanan dibawa ke Rumah Sakit Bari Palembang, tetapi kemudian di rujuk ke Rumah Saki Moehammad Hoesin Palembang (RSMH).

Rabu, 6 Juli 2011 Pukul 09.00 WIB
Sejumlah wartawan lembaga wartawan di Palembang melaporkan kasus ini ke Polresta Palembang dengan laporan : No LP/5-1752/VII/2011/Sumsel/ Resta.

Rabu, 6 Juli 2011 Pukul 11.00 WIB
Koordinator Advokasi Alinasi Jurnalis Independent (AJI) Palembang, Retno Palupi melakukan koordinasi dengan Ketua AJI Palembang, Imron Supriyadi, dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel, Oktaf Riady untuk mnggalang kawan-kawan wartawan melakukan aksi solidaritas, pada Kamis 7 Juli 2011 ke Polresta Palembang dan Kantor DPRD Palembang.

Rabu, 6 Juli 2011 Pukul 11.30 WIB
Alinasi Jurnalis Independent (AJI) Palembang, kemudian membuat pernyataan sikap yang berisi kecaman terhadap kekerasan yang menimpa wartawan Media Rakyat, dan dirikim ke sejumlah media.

Kamis, 7 Juli 2011 Pukul 10.00 WIB
Lima puluhan wartawan di Palembang melakukan aksi solidaritas dan keprihatinan atas kekerasan yang menimpa wartawan Media Rakyat. Puluhan wartawan mendatangi Polresta Palembang dan DPRD Kota Palembang, dengan tujuan agar pihak terkait segera mengusut tuntas kasus ini.

Palembang, 7 Juli 2011
AJI KOTA PALEMBANG

Sekretariat Dewan Pers
Gedung Dewan Pers Lantai 7-8
Jl. Kebon Sirih No.32-34 Jakarta 10110
Telp.021-3521488, 3504877, 3504874-75 Faks.021-3452030
Website: www.dewanpers.or.id Email: sekretariat@dewanpers.or.id