"Dalam upaya mengembangkan kemerdekaan pers dan meningkatkan kehidupan pers nasional, di bentuk Dewan Pers yang independen."
(Pasal 15 UU No.40/1999 tentang Pers)

PENGUJI KOMPETENSI WARTAWAN



Jumat, 28 Agustus 2015

Lampiran Peraturan Dewan Pers 
Nomor 2/Peraturan-DP/VIII/2015 
tentang 
Penguji Kompetensi Wartawan

 

PENGUJI KOMPETENSI WARTAWAN

Penguji yang kompeten menjadi salah satu aspek terpenting dari keberhasilan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan dan tercapainya tujuan dari Peraturan Dewan Pers No.1/2010 tentang Standar Kompetensi Wartawan. Oleh karena itu, perlu disusun persyaratan menjadi penguji kompetensi wartawan.

Penguji Kompetensi Wartawan:
1.    Berkompetensi Wartawan Utama.
2.    Memahami kemerdekaan pers sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, dan menaati Kode Etik Jurnalistik, serta Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS).
3.    Lulus pelatihan untuk menjadi calon penguji kompetensi wartawan.
4.    Magang sebagai penguji kompetensi wartawan sekurang-kurangnya 3 (tiga) kali.
5.    Direkrut oleh lembaga penguji kompetensi wartawan.
6.    Tidak sedang dalam posisi pengurus partai politik atau organisasi yang punya potensi menghambat kemerdekaan pers.

Lembaga penguji kompetensi wartawan melaporkan nama-nama pengujinya kepada Dewan Pers. Nama penguji kompetensi wartawan dipublikasikan oleh Dewan Pers dan lembaga penguji.

Jakarta, 17 April 2015



Silahkan unduh file :

Sekretariat Dewan Pers
Gedung Dewan Pers Lantai 7-8
Jl. Kebon Sirih No.32-34 Jakarta 10110
Telp.021-3521488, 3504877, 3504874-75 Faks.021-3452030
Website: www.dewanpers.or.id Email: sekretariat@dewanpers.or.id