Dewan Pers Sosialisasi SKW di Banda Aceh

Dewan Pers Sosialisasi SKW di Banda Aceh
28 Oktober 2010 | Administrator

Banda Aceh, 28/10 (ANTARA) - Dewan Pers melakukan sosialisasi peraturan standarisasi kopetensi wartawan (SKW) di Banda Aceh untuk lebih meningkatkan profesionalitas kinerja jurnalistik di daerah itu.

Ketua Komisi Hukum dan Perundangan Dewan Pers Wina Armada Sukardi di Banda Aceh, Rabu menyatakan, perlunya SKW juga untuk menghindari penyalahgunaan profesi dan menempatkan wartawan pada kedudukan strategis dalam industri pers

"Usai ditanda tanganinya Piagam Palembang Februari 2010, kami terus melakukan sosialisasi SKW di sejumlah daerah di Indonesia, ini menjadi penting sehingga tidak ada lagi istilah kebablasan pers," katanya.

Selain itu, SKW dapat menjadi acuan sistem evaluasi kinerja wartawan oleh perusahaan pers, serta menjaga harkat dan martabat kewartawanan sebagai profesi khusus penghasil karya intelektual.

"Pertimbangan menyusun SKW itu, karena kita berharap agar pers makin baik. Semboyan bahwa hari ini lebih baik dari kemarin, dan besok lebih baik dari hari ini adalah wajar jika diterapkan dalam kehidupan pers," kata redaktur senior harian Neraca ini.

Melalui sosialisasi ini, lanjutnya, akan memperkaya pandangan tentang SKW tersebut, termasuk mendapatkan masukan atau kritikan jika masih ada kekurangan dari penyusunan SKW itu.

Pers sebagai kekuatan atau pilar keempat setelah eksekutif, legislatif dan yudikatif, lanjutnya, berinteraksi dengan publik sehingga dalam menjalankan profesinya harus memiliki standar kompetensi.

Dia mengatakan, apabila itu tidak ada, maka harus siap ditinggalkan. Alasannya, karena dunia pers menyangkut bisnis kepercayaan dan harus siap berkempetisi di dunia.

Senada dengan itu, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Banda Aceh, Mukhtaruddin Yacob, menyambut baik segera diselenggarakannya uji SKW untuk setiap wartawan.

"Ini akan sangat membantu untuk membuktikan mana wartawan yang benar dan sejati, mana pula yang bukan, pasalnya selama ini kita juga sangat disulitkan oleh keberadaan wartawan yang tidak profesional," katanya.

Sosialisasi yang dilaksanakan sehari ini diikuti 25 orang wartawan di Banda Aceh yang bekerja di berbagai media cetak dan elektronik. Sosialisasi yang bertemakan menuju pelaksanaan standar kompetensi wartawan ini juga diisi oleh Muhammad Ridho, Wartawan senior Pikiran Rakyat yang membahas tentang persoalan kinerja wartawan.

 

 

 

Sumber: http://id.news.yahoo.com/antr/20101028/tpl-dewan-pers-sosialisasi-skw-di-banda-cc08abe.html


Download