"Dalam upaya mengembangkan kemerdekaan pers dan meningkatkan kehidupan pers nasional, di bentuk Dewan Pers yang independen."
(Pasal 15 UU No.40/1999 tentang Pers)

Pers Tuntut Keadilan untuk Ridwan



Lokasi : Ambon, Maluku

Enam lembaga dan organisasi pers meminta Komisi Yudisial melakukan eksaminasi terhadap putusan Pengadilan Negeri Tual yang membebaskan para tersangka pelaku pembunuhan Ridwan Salamun. Enam lembaga dan organisasi pers tersebut yaitu Dewan Pers, Komnas HAM, Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Persatuan Wartawan Indonesa (PWI), dan Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI).

 

Mereka juga meminta Komisi Yudisial memeriksa ketiga anggota majelis hakim terkait pertimbangannya dalam memeriksa dan memutus perkara pembunuhan ini. Ada indikasi majelis hakim belum optimal menggali alat-alat bukti yang ada dan informasi dari para saksi. Permintaan ini tertuang dalam pernyataan bersama yang ditandatangani wakil dari enam lembaga tersebut di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (10/3).

 

Selain kepada Komisi Yudisial, enam lembaga tersebut mendorong Komisi Kejaksaan Republik Indonesia untuk menyelidiki dan memeriksa Jaksa Penuntut Umum Jafed Ohelo SH dan Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Tenggara, Rizal Nurdin SH. “Kami juga meminta Kapolri untuk memeriksa penyidik kepolisian yang menangani kasus ini.”

 

Ridwan Salamun, kontributor Sun TV di Tual, Maluku, terbunuh saat meliput bentrok antarwarga di Tual, Maluku, Agustus 2010. Investigasi yang dilakukan Maluku Media Center atas dukungan Dewan Pers menemukan bukti ia terbunuh ketika melakukan kegiatan jurnalistik. Saat Ridwan diangkut ke mobil dengan kondisi luka parah, ada kamera kecil yang menggantung di lehernya.

Sekretariat Dewan Pers
Gedung Dewan Pers Lantai 7-8
Jl. Kebon Sirih No.32-34 Jakarta 10110
Telp.021-3521488, 3504877, 3504874-75 Faks.021-3452030
Website: www.dewanpers.or.id Email: sekretariat@dewanpers.or.id