Penyelesaian Empat Sengketa Pers

images

Empat sengketa tersebut yaitu pengaduan Fransiscus Prihadi terhadap harianterbit.com, pengaduan Syarifuddin Umar terhadap tiga stasiun televisi TVOne, MetroTV dan SCTV.

    Dewan Pers menggelar pertemuan untuk menyelesaikan pengaduan Fransiscus Prihadi terhadap harianterbit.com di Sekretariat Dewan Pers, Jakarta, Kamis (26/3/2015).

     Fransicus melalui kuasa hukumnya, Law Firm Tampubolon, Tjoe & Partners, mengadukan tiga berita harianterbit.com berjudul “Gawang Dirobohkan, Anak-anak Muda Tak Bisa Lagi Main Bola” (edisi Jumat, 2 Mei 2014), “Mafia Tanah Semakin Parah, Warga Siap Lapor Gubernur” (Minggu, 4 Mei 2014), dan “Lapangan Bola Kiamat Disegel Mafia, RW Lapor Gubernur” (Senin, 5 Mei 2014).

     Berdasar pemeriksaan dan klarifikasi yang dilakukan oleh Dewan Pers, berita tersebut menurut Dewan Pers melanggar Pasal 1 dan 3 Kode Etik Jurnalistik karena tidak berimbang dan memuat opini yang menghakimi.

     Melalui pertemuan di Sekretariat Dewan Pers, kedua pihak menerima penilaian Dewan Pers tersebut. Selanjutnya, harianterbit.com bersedia memuat Hak Jawab dari Franciscus Prihadi yang dimuat secara proporsional disertai permintaan maaf. Hak Jawab dan permintaan maaf tersebut dimuat di versi online maupun cetak. Harianterbit.com juga berkomitmen untuk mematuhi Kode Etik Jurnalistik dalam pemberitaan selanjutnya.

Empat sengketa tersebut yaitu pengaduan Fransiscus Prihadi terhadap harianterbit.com, pengaduan Syarifuddin Umar terhadap tiga stasiun televisi TVOne, MetroTV dan SCTV.

    Dewan Pers menggelar pertemuan untuk menyelesaikan pengaduan Fransiscus Prihadi terhadap harianterbit.com di Sekretariat Dewan Pers, Jakarta, Kamis (26/3/2015).

     Fransicus melalui kuasa hukumnya, Law Firm Tampubolon, Tjoe & Partners, mengadukan tiga berita harianterbit.com berjudul “Gawang Dirobohkan, Anak-anak Muda Tak Bisa Lagi Main Bola” (edisi Jumat, 2 Mei 2014), “Mafia Tanah Semakin Parah, Warga Siap Lapor Gubernur” (Minggu, 4 Mei 2014), dan “Lapangan Bola Kiamat Disegel Mafia, RW Lapor Gubernur” (Senin, 5 Mei 2014).

     Berdasar pemeriksaan dan klarifikasi yang dilakukan oleh Dewan Pers, berita tersebut menurut Dewan Pers melanggar Pasal 1 dan 3 Kode Etik Jurnalistik karena tidak berimbang dan memuat opini yang menghakimi.

     Melalui pertemuan di Sekretariat Dewan Pers, kedua pihak menerima penilaian Dewan Pers tersebut. Selanjutnya, harianterbit.com bersedia memuat Hak Jawab dari Franciscus Prihadi yang dimuat secara proporsional disertai permintaan maaf. Hak Jawab dan permintaan maaf tersebut dimuat di versi online maupun cetak. Harianterbit.com juga berkomitmen untuk mematuhi Kode Etik Jurnalistik dalam pemberitaan selanjutnya.

By AdminMediaCentre| 10 Agustus 2018 | berita |